BARRU – Dua siswa SMK Negeri 5 Barru, Fahri (kelas XI TITL 1) dan Khaeril Anwar (kelas XI TITL 2), berhasil lolos seleksi nasional Program IP Pintar (Internship, Asesmen, dan Sertifikasi) yang diselenggarakan oleh PT PLN Indonesia Power bersama anak usahanya, PT Cogindo.
Keduanya mendapat kesempatan istimewa untuk menjalani program magang industri selama enam bulan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Barru, dimulai dari Februari hingga Agustus 2025.
Program IP Pintar sendiri merupakan inisiatif yang telah dijalankan sejak 2018, sebagai bentuk sinergi antara PLN Indonesia Power, Cogindo, pemerintah daerah, dan sekolah-sekolah kejuruan di seluruh Indonesia. Tujuannya, untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri, khususnya di sektor ketenagalistrikan.
“Program ini membuka ruang bagi siswa untuk belajar langsung di dunia kerja. Selain pengalaman praktik, peserta juga akan memperoleh sertifikat kompetensi nasional dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM. Bahkan, mereka berpeluang direkrut sebagai tenaga kerja melalui seleksi lanjutan,” ujar Mardedi Mone, PE Business Manager Regional Sulawesi PLN Indonesia Power.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sulfriadi, Supervisor Pengendalian Kontrak Bisnis PLN IP.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap peserta, pihak PLN Indonesia Power dan Cogindo turut mengantarkan para siswa yang telah menyelesaikan magang kembali ke sekolah masing-masing. Penyerahan secara simbolis kepada SMKN 5 Barru dilakukan pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Kepala SMKN 5 Barru, Faisyal Yunus, menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan program tersebut.
“Dengan penuh hormat dan bangga, kami menyampaikan terima kasih kepada PLN Indonesia Power atas pelaksanaan Program IP Pintar. Ini adalah kesempatan emas bagi siswa kami untuk berkembang dan berpartisipasi langsung dalam industri ketenagalistrikan,” kata Faisyal kepada Fajar Pendidikan, Kamis (7/8/2025).
Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan pengalaman berharga bagi para siswa dalam membangun keterampilan teknis dan profesional, serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha.
Senada dengan itu, Ketua Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMKN 5 Barru, Hj. Ratnawati, S.Pd., M.Pd., Gr., berharap agar kerja sama ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi generasi muda.
“Semoga program ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi berlanjut secara berkesinambungan dan membawa manfaat besar bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Program IP Pintar diharapkan terus menjadi jembatan antara pendidikan vokasi dan dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, sejalan dengan semangat transisi energi dan pembangunan nasional.
Hengki
