UIN Alauddin Makassar dan CECF Teken Mou Internasional, Ciptakan Perdamaian Global

UIN Alauddin Makassar kembali mengadakan Memorandum of Understanding dengan Civilization Exchange and Cooperation Foundation (CECF).

Kerja sama itu ditandatangani Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis diwakili Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) dengan Presiden CECF sekaligus Founder Al-Basheer Seminary, USA, Prof Dr Imam Bashar Arafat.

Penandatanganan nota kesepahaman antara kedua pihak itu dilaksanakan di Ruang Rapat Senat gedung Rektorat Kampus II UIN, Romang Polong, Kabupaten Gowa, Jumat (11/11/2022).

ADVERTISEMENT

Dekan FUF, Dr Muhsin Mahfudz mengatakan, berbagai kerjasama ditawarkan terkait dengan perdamaian dunia.

Baca Juga:  Jadwal dan Cara Daftar Ulang SNBP 2026 di Berbagai Universitas, Lengkap dan Terbaru

“Jadi kerjasama yang ditawarkan ini program misalnya kursus, bagaimana tokoh tokoh pemuda Islam itu berbicara di depan global mengenai Islam,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Prof Dr Imam Bashar Arafat, kata Dr Muhsin Mahfudz, di Barat itu masih banyak orang yang tidak mengerti atau salah paham terhadap Islam.

“Di Barat, Islam itu sangat konservatif, padahal Islam itu bisa diterjemahkan didalam dunia perdamaian,” ujarnya.

“Nah beliau ini punya project untuk itu. Ada yang lewat zoom, bisa juga mahasiswa kita atau tokoh tokoh baik dari kalangan mahasiswa bisa kesana untuk belajar,” sambungnya.

ADVERTISEMENT
Baca Juga:  KSR PMI UNHAS Siap Gelar Youth Peer Camp 2026: Wadah Lahirnya Relawan Muda Berjiwa ‘Madeceng’

Begitupun sebaliknya, lanjut Dr Muhsin Mahfudz, mereka bisa membawa mahasiswa disana datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana keragaman di Indonesia.

Sementara itu, Prof Dr Imam Bashar Arafat menyambut baik kerjasama tersebut. Menurutnya, Perguruan Tinggi penting mengangkat isu kerja sama tidak pada ranah lokal dan nasional tapi internasional.(*)

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU