Barru – Suasana tenang dan tertib menyelimuti ruang-ruang komputer di SMKN 5 Barru saat pelaksanaan hari pertama Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Sebanyak 45 siswa tampak antusias mengikuti asesmen nasional yang berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.
Tahun ini, ANBK dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada 4–5 Agustus untuk gelombang pertama dan 6–7 Agustus untuk gelombang kedua. SMKN 5 Barru masuk dalam gelombang pertama. Sebanyak 23 siswa mengikuti ujian di sesi pertama, sementara 22 siswa lainnya di sesi kedua. Lima siswa juga disiapkan sebagai cadangan, jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Pelaksanaan ANBK ini mendapat perhatian khusus. Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Mustakim, S.Pd., M.Pd., hadir langsung untuk memantau jalannya asesmen. Ia menyempatkan diri melihat langsung kondisi ruang ujian dan berbincang dengan tim pelaksana di sekolah.
Proses pengawasan dilakukan oleh Rosniati, S.Sos., dan Fajeriah, S.Pd., M.Pd., dari SMAN 2 Barru. Sementara itu, jalannya asesmen didukung penuh oleh proktor H. Muhammad Taswin dan teknisi Wahyuni, S.Pd., Gr., yang sigap memastikan semua perangkat berjalan lancar.
Kepala UPT SMKN 5 Barru, Faisyal Yunus, S.Pd., M.Pd., menyampaikan optimismenya terhadap pelaksanaan ANBK sebagai alat ukur kemajuan mutu pendidikan.
“ANBK bukan sekadar ujian, tapi bagian penting dari evaluasi menyeluruh. Kami ingin melihat sejauh mana literasi, numerasi, dan karakter siswa kami berkembang, dan tentu saja memperbaiki sistem pembelajaran ke depan,” ungkap Faisyal kepada, Fajar Pendidikan.
Menurutnya, ANBK menjadi langkah awal untuk mencetak lulusan yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif menghadapi tantangan zaman.
Dengan semangat dan kesiapan yang ditunjukkan seluruh unsur sekolah, SMKN 5 Barru kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi yang unggul dan kompeten di masa depan.
Hengki
