- Advertisement -

Mitos atau Fakta, Hiu Sensitif dengan Darah Manusia di Lautan?

Mitos atau Fakta, Hiu Sensitif dengan Darah Manusia di Lautan? Bahwa hiu dapat mencium setetes darah manusia dari mana saja di laut. Klaim ini sangat berlebihan karena hiu memiliki indra penciuman yang sangat baik tetapi hanya bekerja di area terbatas yang tidak mungkin dilakukan di laut.

Hiu dikatakan dapat mencium bahkan setetes darah di lautan dari jangkauan yang jauh. Memang benar bagian otak yang bertanggung jawab untuk penciuman sangat besar pada hiu. 

-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dengan bantuannya, beberapa ikan bahkan dapat mencium bau setetes darah di kolam renang berukuran Olimpiade. Tetapi klaim tentang hiu ini tampaknya berlebihan karena ukuran lautan terlalu besar sehingga molekul bau membutuhkan waktu untuk mengalir.

BACA JUGA:  Alasan Mengapa di Indonesia Hanya Ada Musim Hujan dan Kemarau

Predator dapat mencium mangsanya di area seluas lapangan sepak bola jika ombak bertiup ke arah hiu, tetapi klaim ini salah dalam kaitannya dengan jarak beberapa kilometer. 

Ada juga mitos di beberapa tempat bahwa hiu tidak terkena kanker. Pada 2013, peneliti melaporkan adanya tumor besar di mulut hiu putih besar. Dalam kasus lain terlihat di kepala hiu pemburu paus perunggu. Lusinan kasus seperti itu telah mengemuka yang membuktikan bahwa hiu juga terkena kanker.

BACA JUGA:  Apa Jadinya Bila Buta Politik ?
-Iklan- Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jadi, Hiu Sensitif dengan Darah Manusia kesimpulannya memang benar hiu dapat mencium darah manusia di lautan luas namun dalam jangkauan tertentu. Selain itu, hiu tidak terbiasa dengan aroma darah manusia karena dalam kehidupan di lautan hiu lebih sering memangsa ikan yang berukuran lebih kecil darinya. Sehingga hiu cenderung kurang bisa membedakan dan tidak begitu responsif terhadap darah manusia.

Bagikan

REKOMENDASI UNTUK ANDA
- Advertisment -

POPULER: