Beranda blog Halaman 6

Awali 2026, Bupati Barru Resmikan Call Center 112 dan Sejumlah Layanan Digital Publik

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru memulai Tahun 2026 dengan memperkuat inovasi pelayanan masyarakat melalui peluncuran Call Center Darurat 112 serta sejumlah aplikasi layanan publik berbasis digital. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., di Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Selasa (27/1/2026).

Momentum tersebut menjadi istimewa karena menandai hari pertama Bupati Barru kembali menjalankan aktivitas pemerintahan usai menjalani masa pemulihan kesehatan. Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta doa dari berbagai pihak selama proses pemulihannya.

“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan semua pihak, hari ini saya dapat kembali berkantor dengan penuh semangat. Apalagi kegiatan ini berkaitan langsung dengan pelayanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Peluncuran layanan darurat nasional itu turut mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang diwakili Ketua Tim Fasilitasi Sistem Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Agung Setio Utomo, S.Sos., beserta jajaran. Hadir pula Direktur Utama PT Trada Telekom Indonesia, Mismanto, Director of Business Development Hary Fridayanto, dan Manager Regional Indonesia Timur Nining.

Dalam arahannya, Bupati Barru menegaskan bahwa layanan Call Center 112 merupakan fasilitas penting milik masyarakat yang harus dimanfaatkan untuk penanganan berbagai kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, gangguan keamanan, maupun situasi medis mendesak.

“Jika seseorang menghubungi 112, berarti ada keadaan darurat. Karena itu layanan ini harus dikelola dengan cepat, serius, dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai masyarakat menilai layanan ini tidak memberi manfaat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi secara luas hingga ke tingkat keluarga dan anak-anak agar masyarakat mudah mengingat satu nomor darurat yang dapat diakses kapan saja dalam kondisi genting.

Selain itu, Bupati meminta penguatan koordinasi lintas OPD dan Forkopimda agar penanganan laporan darurat dapat berlangsung cepat dan terintegrasi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Barru turut berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah pusat untuk penguatan sarana penunjang layanan darurat, seperti armada pemadam kebakaran dan ambulans, guna mengantisipasi situasi kedaruratan yang terjadi secara bersamaan.

Selain meresmikan layanan 112, Pemerintah Kabupaten Barru juga meluncurkan sejumlah aplikasi pelayanan publik berbasis digital, di antaranya Aplikasi Singgah di Barru sebagai media promosi pariwisata dan investasi daerah, Aplikasi Si Penting untuk mendukung pencegahan dan penanganan stunting, Aplikasi PPID guna memperkuat keterbukaan informasi publik, serta SIGAP Desa sebagai sistem informasi pemerintahan desa terpadu.

Bupati menegaskan bahwa seluruh aplikasi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan, bukan sekadar menjadi simbol atau kegiatan seremonial.

“Jangan sampai aplikasi ini hanya menjadi pajangan. Yang paling penting adalah keberlanjutan layanan, pembaruan data, dan pelayanan yang responsif kepada masyarakat,” pesannya.

Ia juga mengaitkan pemanfaatan teknologi digital dengan dukungan terhadap program nasional, termasuk Program Sekolah Rakyat, agar seluruh anak di Kabupaten Barru mendapatkan akses pendidikan tanpa hambatan ekonomi.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk memanfaatkan layanan publik secara bijak sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Barru yang berkeadilan, maju, dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Tim Fasilitasi PMPB Komdigi, Agung Setio Utomo, menyampaikan bahwa Kabupaten Barru menjadi daerah pertama pada awal Tahun 2026 yang meluncurkan layanan Call Center 112 dalam rangka memperkuat sistem layanan darurat terpadu.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menghadirkan layanan single emergency number yang telah menjadi standar internasional dan direkomendasikan oleh International Telecommunication Union (ITU).

Menurut Agung, seluruh operator seluler di Kabupaten Barru telah membuka akses layanan 112 yang dapat digunakan secara gratis tanpa kuota internet, bahkan tetap bisa diakses meskipun telepon dalam keadaan terkunci.

Ia menambahkan bahwa layanan tersebut akan terus mendapat pendampingan teknis dari Komdigi dan PT Trada Telekom Indonesia guna memastikan integrasi layanan antar-OPD berjalan optimal.

Dari sisi regulasi, layanan 112 memiliki dasar hukum melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 10 Tahun 2016 tentang Penomoran Telekomunikasi Layanan Kedaruratan.

Agung juga mendorong agar sosialisasi layanan dilakukan secara luas, salah satunya dengan pemasangan stiker nomor 112 pada kendaraan dinas dan fasilitas pelayanan publik agar masyarakat semakin mudah mengenali dan mengakses layanan tersebut.

“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap layanan 112 di Kabupaten Barru dapat berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Barru, Pj Sekda Barru, Panitera Pengadilan Negeri Barru, Sekretaris Pengadilan Agama Barru, staf ahli bupati, para asisten Setda Barru, pimpinan OPD, perwakilan instansi vertikal, Danpos TNI AL Barru, para camat, petugas call taker 112, responder, serta sejumlah undangan lainnya.

Pemkab Barru Hadiri Peresmian Nasional 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden RI

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru mengikuti peresmian nasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut diikuti secara virtual dari lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Senin (12/1/2026).

Mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., bersama Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., serta Dandim 1405/Parepare yang diwakili Danramil 1405-07/Tanete Rilau Lettu Inf Gusmin.

Peresmian nasional dipusatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Acara ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Sosial, Menteri Pekerjaan Umum, serta perwakilan siswa Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf beserta jajaran kementerian terkait yang turut mendukung program pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kementerian yang membidangi pendidikan dasar, menengah, pendidikan tinggi, sains, dan keagamaan.

Presiden juga menyampaikan target pemerintah untuk membangun hingga 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029 sebagai upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan.

Usai mengikuti peresmian, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas hadirnya pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru. Hari ini groundbreaking telah dilakukan secara nasional,” ujarnya.

Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga fasilitas pendidikan tersebut segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“InsyaAllah kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai 100 persen pada 14 Juli 2026 agar anak-anak di Barru bisa segera mengikuti proses belajar secara efektif di Sekolah Rakyat,” katanya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan agar pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Kami berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Kepada pihak pelaksana, kami berharap pekerjaan dilakukan sesuai target, mutu, dan manfaat yang diharapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapangan Pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 1 Kabupaten Barru dari PT Waskita–FYP KSO, Mahardika Agit Prastiawan, menjelaskan bahwa progres pembangunan saat ini terus berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

Ia menyebutkan, hingga saat ini telah dilakukan pemancangan sebanyak 390 titik, sementara beberapa bangunan juga telah menyelesaikan pekerjaan fondasi tapak.

“Untuk pekerjaan pematangan lahan, progresnya sudah berada di kisaran 70 hingga 80 persen,” jelasnya.

Menurutnya, secara umum proses pembangunan berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Plt Kepala Disparpora, perwakilan Dinas PUTR dan Perkim, jajaran Polres Barru, Camat Soppeng Riaja, Kapolsek Soppeng Riaja, Kepala Desa Lawallu, Manager PLN ULP Barru, Kepala Dusun Lawallu, serta sejumlah undangan lainnya.

Pemkab Barru Raih Dana IJD Rp50 Miliar untuk Penguatan Infrastruktur Jalan

Barru — Pemerintah Kabupaten Barru kembali mencatat capaian penting di bidang pembangunan infrastruktur. Di bawah kepemimpinan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Kabupaten Barru berhasil mendapatkan alokasi Dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dari Pemerintah Pusat senilai sekitar Rp50 miliar.

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi peningkatan dan preservasi sejumlah ruas jalan strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi di Kabupaten Barru.

Berdasarkan kontrak yang telah ditandatangani pada Desember 2025, dana IJD itu terbagi dalam dua paket pekerjaan utama.

Paket pertama yaitu preservasi Jalan Doi-Doi – Wanawaru dan Wanawaru – Barang dengan skema multiyears contract (MYC) senilai Rp19.429.689.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026.

Sementara paket kedua berupa peningkatan Jalan Ruas Punranga – Bulo-Bulo – Bacuapie – Penggalungan (MYC) dengan nilai kontrak sebesar Rp30.777.499.000 yang juga berasal dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026.

Secara keseluruhan, nilai kedua paket pekerjaan tersebut mencapai lebih dari Rp50 miliar sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barru.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh dana tersebut merupakan hasil kerja sama, komunikasi yang intens, serta komitmen pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur jalan.

Menurutnya, pembangunan jalan memiliki dampak besar tidak hanya dalam memperlancar akses transportasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.

“Peningkatan infrastruktur jalan sangat penting karena berkaitan langsung dengan akses ekonomi masyarakat, pendidikan, hingga pelayanan dasar. Dana IJD ini akan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat Barru,” ujar Bupati.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang yang menilai pembangunan infrastruktur jalan akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Barru berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal, memenuhi standar teknis, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dengan keberhasilan ini, Pemkab Barru kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan daerah melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat demi mewujudkan Barru yang semakin maju, terhubung, dan sejahtera.

Pemkab Barru Ucapkan Selamat atas Penerimaan Bintang Jasa Utama oleh Menteri Pertanian


Pemerintah Kabupaten Barru menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, atas penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama yang dianugerahkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan negara atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi Menteri Pertanian dalam memperkuat program swasembada pangan nasional sebagai bagian penting dari upaya menjaga ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Barru menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor dalam mendorong kemajuan sektor pertanian yang lebih modern, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan penghargaan ini semakin mendorong semangat bersama dalam membangun sektor pertanian nasional yang tangguh demi mendukung kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Pemkab Barru Salurkan Bantuan Cepat untuk Korban Puting Beliung di Palanro

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru bergerak sigap menangani dampak bencana angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Mallusetasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Barru, turun langsung menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak di Kelurahan Palanro, Jumat (9/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pj Sekda bersama rombongan meninjau langsung lokasi terdampak serta mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

Selain membawa bantuan logistik, kehadiran pemerintah daerah juga bertujuan memberikan dukungan dan semangat kepada masyarakat yang terkena musibah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru, kami turut prihatin atas bencana yang menimpa warga Kelurahan Palanro, khususnya di wilayah Palanro Selatan. Semoga seluruh warga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Abubakar.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya hadir secara cepat dan responsif dalam membantu masyarakat setiap kali terjadi bencana.

Menurutnya, masyarakat diharapkan tetap tabah dan saling menguatkan karena setiap musibah pasti memiliki hikmah di baliknya.

Dalam proses penyaluran bantuan, Pemerintah Kabupaten Barru berkolaborasi dengan BPBD, Dinas Sosial, Baznas, serta pemerintah Kecamatan Mallusetasi dan jajarannya.

Adapun bantuan tanggap darurat yang disalurkan meliputi paket sembako, terpal, selimut, beras, pakaian anak, lauk pauk, mi instan, telur, hingga air minum kemasan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Pj Sekda Barru juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi.

Ia mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus berdoa agar Kabupaten Barru terhindar dari berbagai bencana alam.

Diketahui, bencana angin puting beliung melanda Kelurahan Palanro pada Jumat pagi, 9 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 WITA, saat hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut.

Berdasarkan hasil pendataan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB), tercatat sebanyak 25 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan mulai dari kategori sedang hingga berat.

HLM TP2DD Barru Dorong Evaluasi PAD dan Percepatan Digitalisasi Pendapatan Daerah

Barru – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan peluncuran penggunaan QRIS pada layanan pasar serta Klinik Pendapatan Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Pettu Adae, Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Abubakar, S.Sos., M.Si., Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Wahyu Indra Sukma, Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Barru Farida Riani, GM Finance PT Semen Tonasa Endah Sulistyo Haryani, S.E., Akt., para pimpinan OPD pengelola PAD, camat, kepala puskesmas, lurah, kepala desa, hingga pengelola pasar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa pelaksanaan HLM TP2DD menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian pendapatan daerah sekaligus memperkuat transformasi sistem pengelolaan pendapatan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Ia menyebut Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki peranan besar dalam mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Barru.

Melalui evaluasi PAD Triwulan IV Tahun 2025, dipaparkan bahwa realisasi Pajak Daerah mencapai Rp36,77 miliar dari target Rp38,92 miliar atau sekitar 94,38 persen.

“Capaian ini tentu patut diapresiasi, namun tetap perlu menjadi bahan evaluasi agar ke depan dapat lebih ditingkatkan,” ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, realisasi Pendapatan Retribusi Daerah tercatat sebesar Rp65,29 miliar dari target Rp69,30 miliar atau sekitar 94,21 persen. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan masih terbuka ruang peningkatan melalui pembenahan sistem pemungutan, penguatan pengawasan, dan optimalisasi digitalisasi layanan.

Untuk realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), dari target Rp6,54 miliar telah terealisasi Rp6,04 miliar atau sekitar 95,11 persen. Wakil Bupati menilai capaian itu sangat dipengaruhi peran aktif pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Pelaksanaan HLM TP2DD ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mempercepat digitalisasi transaksi pemerintahan daerah. Digitalisasi dinilai penting untuk menciptakan tata kelola pendapatan yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Barru secara resmi meluncurkan penggunaan QRIS pada layanan pasar sebagai langkah nyata mendukung transaksi non-tunai di sektor ekonomi masyarakat.

“Penerapan QRIS di pasar diharapkan mempermudah transaksi masyarakat dan pedagang sekaligus meningkatkan ketepatan pencatatan penerimaan retribusi daerah,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga meluncurkan Klinik Pendapatan yang difungsikan sebagai ruang konsultasi, pendampingan, dan penyelesaian berbagai persoalan terkait pengelolaan pendapatan daerah secara kolaboratif.

Menurut Wakil Bupati, Klinik Pendapatan diharapkan menjadi wadah berbagi inovasi dan solusi guna mendukung peningkatan PAD secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru turut memberikan penghargaan kepada wajib pajak dan pemungut pajak daerah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kepatuhan mereka dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

Wakil Bupati menegaskan bahwa peningkatan PAD bukan hanya tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh perangkat daerah, kecamatan, desa, dan kelurahan.

Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat komitmen bersama serta mendorong sinergi lintas sektor dalam mewujudkan sistem pengelolaan pendapatan daerah yang lebih modern, transparan, dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Barru.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Barru, Hj. A. Hilmanida, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pendapatan daerah secara menyeluruh, memperkuat kolaborasi antarinstansi, dan mendorong inovasi pengelolaan PAD berbasis digitalisasi.

Ia menyebut sejumlah agenda utama dalam kegiatan ini meliputi evaluasi capaian PAD Triwulan IV Tahun 2025, evaluasi pemungutan PBB-P2, penguatan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah melalui forum HLM TP2DD, peluncuran QRIS di layanan pasar, peluncuran Klinik Pendapatan, serta pemberian penghargaan kepada para wajib pajak dan pemungut pajak daerah.

Pada akhir kegiatan, Wakil Bupati Barru bersama Pj Sekda Barru menyerahkan penghargaan pajak daerah kepada sejumlah desa, kelurahan, kecamatan, pelaku usaha, dan perusahaan yang dinilai berprestasi dalam kepatuhan serta realisasi penerimaan pajak daerah di berbagai kategori.

VIDEO: PSG 5-4 Bayern München | Champions League 25/26 | Match Highlights

0

Sejarah tercipta dalam laga semifinal Liga Champions UEFA ketika Paris Saint-Germain menaklukkan Bayern Munchen dengan skor dramatis 5-4 pada leg pertama di Parc des Princes, Rabu (28/4) waktu setempat.

Pertandingan ini menjadi sorotan karena menghasilkan sembilan gol—sebuah laga dengan intensitas tinggi yang menunjukkan kualitas lini serang kedua tim.

Babak Pertama: Adu Tajam Sejak Awal

Sejak menit awal, PSG dan Bayern langsung terlibat jual beli serangan. Total lima gol tercipta di babak pertama, mencerminkan betapa terbukanya permainan kedua tim.

PSG berhasil menutup 45 menit pertama dengan keunggulan 3-2 setelah Ousmane Dembele mencetak gol melalui titik penalti pada masa injury time.

Babak Kedua: PSG Menjauh, Bayern Bangkit

Memasuki babak kedua, PSG langsung menekan dan memperlebar keunggulan. Gol dari Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-56 disusul gol kedua Dembele di menit ke-59 membuat skor berubah menjadi 5-2.

Namun, Bayern tidak menyerah begitu saja. Bek tengah Dayot Upamecano memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65.

Empat menit kemudian, Luis Diaz mencetak gol setelah memanfaatkan umpan matang dari Harry Kane, membuat skor menjadi 4-5.

Laga Sarat Kualitas dan Tegangan

Sembilan gol yang tercipta menjadi bukti betapa tajamnya lini serang kedua tim. PSG dan Bayern sama-sama diperkuat pemain kelas dunia yang mampu menciptakan peluang dari berbagai situasi.

Meski menang, PSG belum sepenuhnya aman. Selisih satu gol membuat peluang Bayern untuk membalikkan keadaan di leg kedua masih terbuka lebar.

Penentuan di Leg Kedua

Pertarungan akan berlanjut pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei mendatang. Bayern dipastikan akan tampil habis-habisan untuk mengejar defisit agregat, sementara PSG harus menjaga konsistensi jika ingin melangkah ke final.

Dengan performa kedua tim yang sama-sama agresif, leg kedua diprediksi kembali menghadirkan drama besar di panggung Eropa.

5 Ikan Air Tawar Berbisa yang Berbahaya bagi Manusia, dari Lele hingga Pari Sengat

0

Hewan berbisa biasanya identik dengan ular, laba-laba, atau kalajengking. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa beberapa ikan air tawar juga memiliki bisa yang cukup berbahaya. Bahkan, dalam kondisi tertentu, sengatan atau tusukannya bisa berdampak serius bagi manusia.

Berbagai jenis ikan ini memiliki mekanisme pertahanan berupa duri atau sengat beracun yang tersembunyi di bagian tubuh tertentu. Berikut lima ikan air tawar berbisa yang perlu diwaspadai.

1. Ikan lele: Duri Patil yang Menyakitkan

Ikan lele termasuk dalam ordo Siluriformes dan dikenal luas sebagai ikan konsumsi. Ciri khasnya adalah tubuh licin tanpa sisik, bentuk memanjang, serta kumis di sekitar mulut.

Meski terlihat jinak, lele memiliki duri tajam yang disebut patil pada sirip pektoral dan dorsal. Tusukan dari patil ini dapat menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, mati rasa, hingga reaksi alergi. Dalam beberapa kasus, luka juga bisa memicu demam.

2. Ikan baung: Kerabat Lele dengan Tiga Duri Berbisa

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Upik Murinem (@murinemupik)

Ikan baung masih satu keluarga dengan lele, sehingga memiliki bentuk tubuh yang hampir serupa. Bedanya, sirip baung tidak memanjang seperti lele.

Baung memiliki tiga duri berbisa—dua di sirip pektoral dan satu di sirip dorsal. Jika mengenai manusia, bisa tersebut dapat menimbulkan rasa sakit intens, pembengkakan, serta reaksi alergi. Di alam liar, duri ini berfungsi sebagai alat pertahanan dari predator.

3. Bullrout: Sengatan Kecil, Rasa Sakit Besar

Bullrout merupakan ikan endemik Australia yang hidup di sungai dan perairan payau. Ukurannya relatif kecil, sekitar 20–30 cm, dengan warna gelap yang memudahkannya berkamuflase di dasar perairan.

Ikan ini memiliki duri berbisa di berbagai sirip, seperti dorsal, anal, dan pelvis. Meskipun tidak mematikan bagi manusia, sengatannya dikenal sangat menyakitkan dan efeknya bisa bertahan lama.

4. Ikan pari sengat air tawar: Sengatan yang Bisa Mematikan

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh J Toretto (@j_toretto6969)

Tak hanya hidup di laut, ikan pari juga memiliki spesies yang hidup di air tawar. Ikan ini memiliki tubuh pipih dengan duri berbisa di bagian ekornya.

Sengatan pari air tawar dapat menyebabkan rasa sakit luar biasa, pembengkakan, dan mati rasa. Dalam kasus tertentu, terutama jika mengenai organ vital, sengatan ini bahkan bisa berakibat fatal. Ikan ini biasanya ditemukan di dasar perairan dangkal dan merupakan predator aktif.

5. Ikan kiper: Sengatan yang Bikin Pusing

Ikan kiper atau Scatophagus argus dapat hidup di air tawar maupun payau. Tubuhnya pipih dengan pola tutul hitam yang khas, membuatnya cukup populer sebagai ikan hias.

Namun, ikan ini memiliki duri kecil berbisa di bagian depan tubuhnya. Sengatannya dapat menyebabkan rasa sakit hebat disertai pusing. Meski begitu, efeknya biasanya bisa diredakan dengan merendam area yang terkena dalam air hangat.

Tetap Waspada Saat Beraktivitas di Air

Keberadaan ikan berbisa di perairan air tawar menjadi pengingat bahwa risiko tidak hanya datang dari hewan darat. Saat berenang, memancing, atau mengolah ikan, penting untuk selalu berhati-hati dan tidak menyentuh ikan secara sembarangan.

Kabar baiknya, sebagian besar ikan ini tidak agresif dan hanya akan menyerang jika merasa terancam. Dengan pengetahuan yang tepat, risiko bisa diminimalkan dan aktivitas di alam tetap aman serta menyenangkan.

Pemkab Barru Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Tingkat Nasional Kategori Madya

Jakarta — Pemerintah Kabupaten Barru kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional dengan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan daerah dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, didampingi Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mufti kepada Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, pada acara yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/01/2026).

Kabupaten Barru dinilai berhasil memenuhi kriteria sebagai daerah kategori madya dalam implementasi Universal Health Coverage, yaitu sistem perlindungan kesehatan yang menjamin masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala masalah biaya.

Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sistem perlindungan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, capaian itu bukan sekadar prestasi seremonial, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memastikan seluruh warga Barru mendapatkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memastikan seluruh masyarakat Barru memperoleh hak layanan kesehatan dengan baik. Kami akan terus menjaga keberlanjutan kepesertaan JKN sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru akan terus memberikan perhatian pada sektor kesehatan melalui dukungan anggaran, peningkatan fasilitas layanan kesehatan, serta penguatan kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan berbagai pihak terkait lainnya.

Selain itu, ia menilai kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage agar manfaat program jaminan kesehatan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.

Penghargaan UHC Awards 2026 tersebut diterima bersama 31 gubernur serta 396 bupati dan wali kota dari seluruh Indonesia. Pengakuan tingkat nasional ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Barru di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif demi mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Turut mendampingi Wakil Bupati Barru dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Umum Setda Barru Ashar Hamid, Kabag Protokol Setda Barru H.M. Taufik, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Parepare dr. Muhammad Ali, Kabag Kepesertaan BPJS Kesehatan Parepare Ridjal Mursalim, serta Kepala BPJS Kesehatan Barru Desy Adriani Lubis.

Pemkab Barru Hadiri Perayaan HUT ke-65 Bank Sulselbar, Perkuat Kolaborasi dan Kepedulian Sosial

Barru — Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 PT Bank Sulselbar yang digelar di Kantor Bank Sulselbar Cabang Barru, Selasa (13/1/2026).

Kehadiran Wakil Bupati disambut hangat oleh Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Barru, Farida Riani, bersama jajaran pegawai. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan hubungan sinergis yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Bank Sulselbar dalam mendukung berbagai program pelayanan dan kemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Barru bersama Pimpinan Cabang Bank Sulselbar menyempatkan diri berinteraksi dengan para pegawai dan nasabah serta meninjau langsung pelaksanaan donor darah yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bank Sulselbar ke-65.

Aksi sosial tersebut terlaksana melalui kerja sama antara Bank Sulselbar Cabang Barru, PMI Kabupaten Barru, dan UPT Transfusi Darah RSUD La Patarai Barru sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kemanusiaan di masyarakat.

Dari kegiatan donor darah itu, terkumpul sebanyak 41 kantong darah. Wakil Bupati Barru memberikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dan para peserta yang ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial tersebut.

Pada momentum penuh kebersamaan itu, Wabup Barru juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PT Bank Sulselbar seraya berharap institusi perbankan daerah tersebut terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanannya.

“Semoga di usia ke-65 ini, Bank Sulselbar semakin maju, terus bertumbuh, memperkuat sinergi, dan berkembang secara syariah,” ujar Abustan.

Ucapan selamat juga disampaikan Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H. Ia berharap Bank Sulselbar semakin sukses dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Selamat ulang tahun ke-65 untuk Bank Sulselbar. Semoga semakin maju dan berkembang,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Bank Sulselbar Cabang Barru, Farida Riani, mengungkapkan rasa syukur atas peringatan HUT tahun ini yang mengusung tema “Bertumbuh, Bersinergi, dan Bersyariah”.

Menurutnya, tema tersebut menjadi semangat Bank Sulselbar untuk terus tumbuh sebagai lembaga perbankan daerah yang mampu memperkuat kolaborasi dan memberikan layanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Farida juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru yang selama ini menjadi mitra strategis Bank Sulselbar, khususnya atas dukungan dan kerja sama yang terjalin dengan baik di Cabang Barru.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Barru beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan yang terus diberikan kepada Bank Sulselbar.

Selain itu, ia turut mengapresiasi kehadiran unsur Forkopimda dan berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut, dengan harapan hubungan kerja sama yang telah terbangun dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bersama.

Meski perayaan HUT dan kegiatan donor darah berlangsung, pelayanan kepada nasabah tetap berjalan normal sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan perbankan seperti biasa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan Negeri Barru, Pj Sekretaris Daerah Barru, staf ahli bupati, pimpinan OPD, pimpinan Baznas Barru, Direktur RSUD La Patarai Barru, mitra kerja dari kalangan developer dan koperasi, para kepala bagian Setda Barru, camat, kepala desa, lurah, serta sejumlah undangan lainnya.