Selasa, Mei 11, 2021

Kunjungi Pelaksanaan UTBK, Rektor Unhas: Waspadai Upaya Penipuan

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. meninjau pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) hari kedua, Senin (6/7).

Rektor Unhas melakukan kunjungan ke beberapa ruangan pelaksanaan UTBK yang berlokasi di lingkungan Kampus Unhas, Tamalanrea.

Kunjungan Rektor Unhas didampingi Penanggung Jawab UTBK Unhas Prof Dr Ir Muh Restu, MP. dan beberapa Koordinator.

Prof Dwia melihat secara langsung mekanisme penerapan protokol pencegahan Covid-19 dalam pelaksanaan UTBK Unhas, mulai dari kedatangan peserta hingga peserta berada di dalam ruangan.

Selain itu, Prof Dwia juga menyempatkan diri berbincang dengan beberapa peserta sebelum pelaksanaan ujian.

Panitia Pelaksana Pusat UTBK Unhas mengoptimalkan penerapan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat, baik kepada peserta, pengawas, maupun panitia ujian.

Protokol seperti menjaga jarak, memeriksa suhu tubuh, dan mencuci tangan sebelum masuk ruangan diterapkan secara ketat.

“Protokol pencegahan Covid-19 merupakan standar yang wajib diterapkan. Saya melihat langsung bahwa untuk lokasi di Unhas protokol tersebut telah diterapkan. Saya mendapat laporan bahwa kita telah menemukan dua orang peserta yang bersuhu tubuh tinggi, di atas standar. Kepada mereka ini segera diterapkan prosedur yang telah ditetapkan LTMPT,” kata Prof Dwia.

Sesuai ketentuan LTMPT, bagi peserta yang bersuhu tubuh tinggi tidak diperkenankan untuk mengikuti UTBK sesuai yang dijadwalkan.

Panitia pelaksana pada Pusat UTBK akan membuat berita acara untuk diteruskan kepada LTMPT, dan akan diambil langkah menyiapkan jadwal ujian ulang pada Tahap II, yang direncanakan berlangsung antara tanggal 20 s.d. 29 Juli 2020.

Sementara itu, menyoroti adanya beberapa peserta yang masih ditemukan melakukan pelanggaran, Prof Dwia menegaskan bahwa peserta seharusnya melaksanakan ujian dengan penuh kejujuran.  Bagi peserta yang melakukan kecurangan, dapat dipastikan akan diberikan sanksi tegas.

“Kemarin kami masih menemukan ada peserta yang membawa handphone dan berusaha memotret soal. Ini langsung diamankan oleh pengawas. Setelah kami selidiki, rupanya ada yang memberi iming-iming bisa membantu kelulusan. Dapat kami pastikan ini upaya penipuan kepada peserta tersebut. Jangan percaya pihak-pihak yang menjanjikan bisa meluluskan,” kata Prof Dwia.

Pusat UTBK Unhas sebelumnya menemukan sebanyak empat peserta yang berusaha melakukan kecurangan saat ujian hari pertama.

Sementara untuk ujian hari kedua, tidak ada lagi peserta yang ditemukan melakukan kecurangan. Hal ini akibat ketatnya pengawasan yang dilakukan oleh pengawas ruangan, penanggung jawab lokasi, serta panitia pelaksana.

Pelaksanaan ujian oleh Pusat UTBK Unhas berlangsung pada 14 lokasi, dimana terdapat sebanyak 73 ruangan.

Ujian ini akan berlangsung hingga tanggal 14 Juli 2020, dimana setiap harinya akan berlangsung dua sesi, yaitu pagi dan siang.(*)

ANDA MUNGKIN SUKA

BERITA DAERAH TERBARU

Program Pangkep Hebat, Bidang Kesehatan Resmi Beroperasi

Pangkep,FAJARPENDIDIKAN.co.id- Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melaunching program unggulan bidang kesehatan, siap jemput, antar, jaga dan peduli (Sijagai), di Lapangan Citra Mas...

Anda Bendahara? Yuk Ikuti Sharing Session Bendahara Mahir Pajak

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone kembali bersinergi dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone menggelar kegiatan “Sharing Session Bendahara...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

Babak Baru Nasib Stadion Andi Mattalatta-Mattoangin Makassar

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Diskusi terbuka tentang Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin Makassar bersama Forum Pimpinan Redaksi Sulawesi Selatan (LFPR Sulsel) yang dipimpin ketuanya,...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Begini Kolaborasi BPJS, KPPN dan Pemda BOSOWASI Tingkatkan Validitas Data

“Validitas data merupakan hal utama dalam menciptakan laporan yang akuntabel dan dapat di andalkan” demikian sebait kalimat yang diucapkan oleh Kepala BPJS...

RAMADAN KEREN

Ini kekeliruan dunia pendidikan kita, yang menganggap mata pelajaran sains lebih penting, dan mendiskriminasi budi pekerti. Akibatnya banyak anak cerdas yang justru terjerumus dalam narkoba, seks bebas, tawuran, dan korupsi ketika dewasa.”

Seto Mulyadi

Pemerhati Anak

TERKINI

Masjid At Tabayyun : Manusia Merdeka Iktikaf di Tenda Arafah

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Tenda " Arafah" Masjid At Tabayyun di komplek Taman Villa Meruya mendapat kunjungan "Manusia Merdeka " hari Minggu (9/5) pukul...

Canangkan Beasiswa Pendidikan Putra Putri Maros, Polibos Rajut Kerja Sama dengan Bupati Maros

FAJARPENDIDIKAN.co.id - Direktur Politeknik Bosowa (Polibos) Asrul Hidayat M,T yang didampingi langsung oleh Wakil Direktur I Yoan Elviralita M.T,  Wakil Direktur II...

Operasi Ketupat 2021, Sat Sabhara Polres Wajo Melakukan Pengamanan Serta Penyekatan Arus Mudik

Sengkang, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Sat Sabhara Polres Wajo melakasanakan Pam dan pengaturan lalulintas dari arah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan serta...

Pekerja Bangunan Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Kerjanya

Wajo, FAJARPENDIDIKAN.co.id - Seorang pekerja bangunan bernama Husen Bin Johan (46), ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jln. Bau Baharuddin, Kelurahan...

La Liga : Sevilla vs Real Madrid Berakhir Seri

FAJARPENDIDIKAN.co.id- Laga pekan ini, Sevilla vs Real Madrid berkahir seri, pada pertandingan kali ini, real madrid mengejar puncak klasemen namun tertahan oleh...

REKOMENDASI