Mahasiswa STKIP KKLP di Lima Kecamatan, Ini Pesan Ketua

Bone, FAJARPENDIDIKAN.co.id– Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bone kembali melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) angkatan XXX, Rabu (24/7/2019).

Tercatat, sekitar 272 Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone dilepas secara resmi oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Bone, Dr Muhammad Jufri Rasyid SE MSi, didampingi Sekretaris BPH H A Muh Faisal, Waka I Dr Muh Safar, Waka IV Badaruddin Baso SE MM, Ketua Panitia Dr Hj Cheriani SSi SPd MPd, para wakil ketua, Ketua Prodi dan dosen pembimbing.

Baca Juga:  Semarak 48 Tahun Pramuka UNM, Malam Puncak HARLAH Satukan Berbagai Generasi

Ratusan Mahasiswa tersebut diberangkatkan ke lima Kecamatan di Kabupaten Bone, yakni Kecamatan Cina, Lappariaja, Ulaweng, Amali, dan Kecamatan Dua BoccoE.

ADVERTISEMENT

Selama dua bulan kedepan, Mahasiswa KKLP ini akan beraktifitas di wilayah posko masing-masing. KKLP terhitung Juli sampai September 2019, mendatang.

Ketua STKIP Muhammadiyah Bone Dr Muhammad Jufri Rasyid SE MSi pada kesempatan itu menyampaikan kepada peserta KKLP agar mengimplementasikan ilmunya kepada masyarakat dengan baik.

“KKLP ini merupakan salah satu mata kuliah wajib dan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan pada bangku kuliah, maka pergunakan dengan baik,”pesannya.

ADVERTISEMENT
Baca Juga:  KSR PMI UNHAS Kembali Merekrut Anggota Potensi Disaster Rescue Team, Perkuat Kesiapsiagaan Relawan di Wilayah Perairan

Setelah mahasiswa berada dilokasi masing-masing, lanjutnya, agar mampu menjaga citra nama baik kampus STKIP Muhammadiyah Bone. Selain itu, kegiatan KKLP harus dimaksilkan agar mengembangkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa secara langsung.

Dr Muhammad Jufri Rasyid meminta kepada peserta KKLP agar membuat program yang betul-betul dirasakan masyarakat, termasuk berperan aktif pada kegiatan peringatan HUT Ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Reporter: Abustan

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU