FKM Unhas Persiapkan Akreditasi Laboratorium

Foto bersama usai kegiatan pelatihan persiapan akreditasi laboratorium.[Foto:/Ist]
Foto bersama usai kegiatan pelatihan persiapan akreditasi laboratorium.[Foto:/Ist]

Makassar, FajarPendidikan.co.id – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggelar Workshop Penerapan Sistem Manajemen Laboratorium. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih seminggu, mulai tanggal 14 sampai 21 November 2018 di Ruangan K225. Demikian disampaikan Muhammad Rachmat, SKM., M Kes., yang bertugas di Gugus Penjaminan Mutu FKM melalui pesan WhatsApp.

FKM Unhas memiliki Laboratorium Kimia Biofisik (LKB) yang selama ini melakukan pengujian beberapa parameter. Hanya saja, LKB belum menerapkan Sistem Manajemen Laboratorium sesuai ISO. Karena itu, pihak manajemen laboratorium menargetkan akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai dengan ISO/IEC 17025:2017.

Peserta dari kegiatan ini berjumlah 27 orang yang merupakan perwakilan dari setiap departemen, pengelola laboratorium termasuk staf dan analis yang selama ini bekerja di laboratorium. Pelatihan ini difasilitasi oleh tim Lab Mania yang diketuai oleh Ivan, ST.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan ISO/IEC 17025:2017, penyusunan dokumen sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017, validasi dan verifikasi metode pengujian kimia, estimasi ketidakpastian pengujian kimia, dan terakhir audit internal.

Baca Juga :   STIE Nobel Indonesia Gelar Direct Selling di Kawasan CFD

Kata Muhammad Rachmat, kegiatan ini memberikan pencerahan tentang tata kelola laboratorium yang baik. “Materi di hari terakhir tadi tentang audit internal. Peserta melakukan simulasi audit, yang dengannya kita berharap manajemen laboratorium semakin baik,” tutur Rachmat.

Pada workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang seluk beluk ISO/IEC 17025:2017, tetapi juga mendapatkan pendampingan penyusunan dokumen. Dokumen yang harus disediakan itu terdiri dari empat level dokumen yaitu level satu panduan mutu, level dua standar operasional prosedur (sop), level tiga instruksi kerja, dan level empat formulir.

“Output dari workshop ini diharapkan ada dokumen yang siap untuk disubmit ke Komite Akreditasi Nasional (KAN),” ungkap Rachmat.

Dikutip dari situs resminya, KAN merupakan Lembaga di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia. Tugas utamanya memberikan akreditasi kepada Lembaga Penilai Kesesuaian. KAN dioperasikan sesuai dengan standar internasional ISO / IEC 17011 sebagai badan akreditasi yang profesional, independen dan tidak memihak.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Dekan FKM Unhas, Dr Aminuddin Syam. Dalam sambutannya, Aminuddin sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada panitia, peserta dan fasilitator. Menurutnya, akreditasi ini akan meningkatkan kinerja FKM dan Unhas secara keseluruhan. Karena itu, pimpinan akan mendukung dan memfasilitasi segala kebutuhan terkait akreditasi ini.

Baca Juga :   Education Techno Expo 2019, Unimerz Perkenalkan Prodi Unggulannya

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia, peserta dan juga pemateri sehingga workshop ini bisa terlaksana dengan baik. In syaa Allah, FKM Unhas akan memiliki laboratorium yang terakreditasi KAN di awal tahun 2019. Semoga kita yang pertama di Unhas,” tutup Aminuddin.

Reporter: Ibhel