Posko 18 PBL III FKM Unhas Desa Bontokassi Gelar Seminar Akhir

Mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) III, Posko 18, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) melakukan kegiatan seminar akhir di Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Bontokassi, Selasa 5 Juli 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh 26 orang peserta, yaitu Kepala Desa, Ketua BPD;

Perwakilan Puskesmas Bontokassi, staf kantor desa, imam desa, kepala dusun, kader kesehatan dan kader posyandu, tokoh masyarakat Desa Bontokassi serta karang taruna Desa Bontokassi.

ADVERTISEMENT

Posko 18 Desa Bontokassi, terdiri dari 6 orang mahasiswa FKM Unhas, yaitu Eka Ernalifia Saputri, Farikha Aulia, Imanuelle Tamara Audrey Siampa;

Baca Juga:  KSR PMI UNHAS Kembali Merekrut Anggota Potensi Disaster Rescue Team, Perkuat Kesiapsiagaan Relawan di Wilayah Perairan

Mohammad Fuad, Sitti Nailah Rustam, dan Wahyuni, di bawah bimbingan Muhammad Rachmat, SKM MKes selaku dosen supervisor.

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memaparkan hasil evaluasi intervensi yang telah didapatkan pada PBL III dan pelaksanaan program keberlanjutan sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi PBL III.

ADVERTISEMENT

Koordinator Desa Posko 18, Wahyuni, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Bontokassi atas bantuan yang telah diberikan selama pelaksanaan PBL III di Desa Bontokassi.

Baca Juga:  48 Tahun Pramuka UNM: LATSARNAS IX Tahun 2026 Resmi Diluncurkan di Malam Puncak HARLAH

Muhammad Aksin, selaku Kepala Desa Bontokassi, menyampaikan terima kasih banyak kepada mahasiswa PBL III Posko 18 yang telah melakukan beberapa program intervensi guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Bontokassi.

“Kami akan berusaha untuk melanjutkan program-program yang dilaksanakan oleh adik-adik Posko 18 PBL III di Desa Bontokassi bekerja sama dengan para kader desa,” jelas Muhammad Aksin.

ADVERTISEMENT

“Semua kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa telah dipublikasikan di media online Fajar Pendidikan,” tutup Muhammad Rachmat.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU