Reviewer Nasional Bantu Unibos Tingkatkan Mutu Dosen Pendamping PKM

Abdul Mollah Jaya, reviewer nasional dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.[Foto:/Ist.]
Abdul Mollah Jaya, reviewer nasional dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.[Foto:/Ist.]

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Dalam rangka peningkatan kualitas dan mutu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Universitas Bosowa (Unibos) hadirkan reviewer nasional dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Abdul Mollah Jaya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Aksa Mahmud Lantai 9 Unibos, Kamis, 2 Mei 2019 ini diikuti 20 tenaga pengajar yang dipilih sebagai pembimbing PKM Unibos untuk mahasiswa yang akan mengajukan Proposal PKM tahun berikutnya.

Abdul Mollah Jaya, yang juga merupakan juri PIMNAS Kemenristek Dikti menuturkan beberapa hal yang perlu dilakukan dosen pendamping agar PKM mahasiswa dapat memenuhi syarat dan masuk dalam seleksi PIMNAS.

“Penelitian itu dinilai dari kreativitasnya dan disini dosen pembimbing perlu memahami jika kita perlu menumbuh kembangkan sifat kreatif dari mahasiswa,” terang Abdul Mollah Jaya.

Pada kesempatan ini, sambungnya, Dosen diajarkan bagaimana caranya dapat menyesuaikan format proposal, bagaimana dosen harus mengikuti pelaksanaannya dan pembuatan hingga pertanggung jawaban program.

“Dosen pembimbing harus membantu mahasiswa dalam persiapan monev. Ini yang perlu dilakukan dosen dalam membimbing mahasiswa,” kata Abdul Mollah Jaya.

Baca Juga :   Keakrabatan dan Kemeriahan Temu Alumni K3 FKM Unhas

Maksud kegiatan tersebut juga diutarakan salah satu Pembina PKM Unibos sebelumnya yang juga sudah menjadi reviewer nasional.

“Mahasiwa itu kreatif sebenarnya, hanya saja masih kurang pembimbing sehingga masih bingung bagaimana ide tersebut tersalurkan,” ungkap Dr. Sri Firmiati, Dosen Fakultas Pertanian Unibos yang menjadi reviewer nasional dan pendamping PKM Unibos.

“Bisa jadi karena dosen juga masih kurang popular terhadap aturan dalam PKM ini. Sehingga kegiatan ini kita rancang dengan tujuan menambah wawasan dosen terkait bagaimana kualitas yang harus dimiliki dosen agar dapat menjadi dosen pendamping. Dengan ini kami berharap kelak akan lebih banyak lagi proposal yang diajukan dan dapat lolos PIMNAS berikutnya,” tambahnya.

Pada tahun 2019, Unibos telah mengirimkan 23 judul PKM untuk bersaing dalam PIMNAS. Dari hasil tersebut, Unibos berhasil meloloskan lima judul yang dibimbing oleh Dr Sri Firmiati. (FP)