Mahasiswa KKN Unri Diusir Warga Usai Sebut Desa Kayangan Tidak Ada yang Cantik

Posko atau tempat tinggal mahasiswa Program Studi Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) di Desa Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, penuh dengan warga.

Warga yang terdiri dari pemuda dan aparat desa mengusir mahasiswa Unram tersebut karena merasa tersinggung dengan pernyataan anggota KKN yang mengatakan tidak ada gadis cantik di desa Kayangan.

Baca Juga:  Jadwal dan Cara Daftar Ulang SNBP 2026 di Berbagai Universitas, Lengkap dan Terbaru

Diketahui, pernyataan tersebut dilontarkan salah satu mahasiswa KKN bernama Putri dengan mengunggah story Instagram pribadinya. Dalam pengaduannya, mahasiswa tersebut kesal karena diminta datang dua jam sebelum acara dimulai.

ADVERTISEMENT

Ia mengira diundang dua jam sebelumnya karena warga desa senang melihat tubuhnya yang dianggap cantik. Sebab, katanya, sulit menemukan gadis cantik seperti dia di desa.

Baca Juga:  KSR PMI UNHAS Kembali Merekrut Anggota Potensi Disaster Rescue Team, Perkuat Kesiapsiagaan Relawan di Wilayah Perairan

“Kami membuat mie. Kami tidak membuat pasta. Tiba-tiba ada bapak panggil (tidak dikenal). “Hei, Adek, Adek, datang ke rumah saya jam dua.” Padahal acaranya udah jam setengah tiga. Terus? Sulit untuk menjadi bunga desa di sini.

Anak-anak surga tidak cantik. Jadi ayo bangun desa,” kata seorang perempuan dikutip akun Instagram undercover.id, Senin, 24 Juli 2023.

Bagikan:

BERITA TERKAIT

ARTIKEL POPULER

BERITA TERBARU