Unibos Kembali Jajaki Kerjasama Universitas Di Cina

Pertemuan pertama untuk penjajakan kerjasama antara Unibos dengan Suzhou University of China.[Foto:/Ist.]
Pertemuan pertama untuk penjajakan kerjasama antara Unibos dengan Suzhou University of China.[Foto:/Ist.]

Jakarta, FajarPendidikan.co.id – Mengembangkan kualitas pendidikan berbasis internasional, Universitas Bosowa (Unibos) kembali jajaki kerjasama luar negeri. Pertemuan pertama untuk penjajakan kerjasama ini dilakukan dengan Suzhou University of China di Menara Karya Jakarta, Senin 28 Januari 2019.

Pertemuan ini dihadiri Founder Bosowa, H M Aksa Mahmud bersama Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu, M Eng dan Wakil Rektor I Unibos, Ir Baharuddin, Ph D. Dari pihak Suzhou University China hadir Direktur Wang Wenzhe, Vice President Suzhou University Li Liang, Vice Dean School of Cintinuing Education Gan Shoufei, Vice Dean School of Literature and Media Li Yueyun, Dean School of Medichanical and Electronic Engineering Guo Huanyin dan International Exchange and Cooperation Department Li Mengzhu.

Rektor Unibos menuturkan kerjasama luar negeri memang menjadi salah satu target besar Unibos sebab melihat kedepan beberapa negara luar termasuk Cina, telah menjadi salah satu dari sekian banyak negara yang memiliki perkembangan cukup signifikan tidak hanya dari perekonomian saja tetapi juga dari segi pendidikan. “Kedepan kerjasama ini akan ditandai dengan penandatanganan kedua belah pihak yang tentunya diharapkan dapat membawa manfaat untuk Unibos dan Suzhou University,” ungkap Prof Saleh Pallu.

Baca Juga :   Rektor Unibos Harap Maba Mampu Mewujudkan Empat Pilar Unibos

Penjajakan kerjasama ini juga disambut baik oleh tim Suzhou University. “Selama ini memang belum ada kerjasama internasional yang kami lakukan. Dan jika kelak tandatangan kerjasama telah dilakukan dengan Unibos, maka Unibos lah universitas pertama yang memabngun kerjasama dengan kami. Kami berharap dapat saling berbagi dalam pengembangan akademik dan riset setelah MoU nantinya,” ungkap Vice President Suzhou University, Cina melalui penerjemah.(*)