Dosen Unibos Gelar Pelatihan Tutor Ahli Pengentasan Tributa

Pelatihan Tutor Ahli dalam pengentasan Tributa melalui Keaksaraan Calistung. Kegiatan ini dilakukan di Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa, 13 Agustus 2019.

Maros, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Sebagai salah satu program pengabdian masyarakat dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami buta aksara, Dosen Universitas Bosowa (Unibos) Fathimah Az Zahra, M Pd dan Nursamsilis Lutfin, M Pd gelar Pelatihan Tutor Ahli dalam pengentasan Tributa melalui Keaksaraan Calistung. Kegiatan ini dilakukan di Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa, 13 Agustus 2019.

Dalam pelatihan ini melibatkan beberapa masyarakat desa termasuk pengelola dan Tutor PKBM Toddopulia (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Guru-guru TK Islam An-Nas Toddopulia, dan masyarakat setempat khususnya kalangan perempuan yang mengalami buta aksara dengan rentan usia 21-78 tahun.

Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam proses pengentasan tributa di Desa Toddopulia yaitu Belajar Bersama dengan Sistem Tutor ( Tutor Ahli dan Tutor Pelaksana), Membentuk Kelompok Tutor Ahli kemudian memberikan pelatihan metode Calistung (praktis baca tulis dan hitung).

Ketua Tim Pelaksana, Fathimah Az Zahra, M Pd menambahkan beberapa program yang dilakukan untuk pengentasan tributa ini.

“Selain kegiatan di atas kita juga melakukan pendampingan kepada Masyarakat Tributa (buta Baca, buta hitung, dan pendidikan) hingga dapat menulis, membaca dan berhitung. Disini kita juga melatih untuk mengenal nama, benda sekitar hingga nilai mata uang. Setidaknya ini bisa membantu memudahkan masyarakat setempat untuk berinteraksi dan memenuhi kebutuhan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Baca Juga :   Unifa Lepas Peserta Program Magang Mahasiswa Bersertifikat di BUMN

Basma sebagai tim PKBM Toddopulia mengungkapkan kegiatan ini sangat bagus. “Melalui program ini warga memiliki kesadaran dan perhatian untuk terus belajar, tidak mengenal usia, dan menyadari pendidikan itu penting untuk anak cucu mereka,” katanya. (FP/*)