Education Techno Expo 2019, Unimerz Perkenalkan Prodi Unggulannya

Makassar, FAJARPENDIDIKAN.co.id – Universitas Mega Rezky (Unimerz) memperkenalkan 19 Program Studi (Prodi) unggulannya kepada masyarakat melalui Educational and Techno Expo 2019 yang diadakan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX di Celebes Convention Center (CCC), 12-14 Februari 2019.

Dimana, Unimerz yang menjadi ke-12 kalinya ikut berpartisipasi dalam ajang pameran Educational Techno Expo tersebut untuk memperkenalkan Unimerz sebagai kampus Universitas Swasta terbaru setelah STIKes dan STKIP Megarezky digabung menjadi Universitas.

Dari stand Educational and Techno Expo 2019. kampus Unimerz, membuka pemeriksaan kesehatan, yaitu pemeriksaan tekanan darah, gula darah, maupun golongan darah.

“Disini kami memperlihatkan sekaligus memperkenalkan Unimerz yang menjadi salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Sulawesi, kepada masyarakat khususnya bagi siswa akan selesai,” ungkap, Wakil Rektor IV Bidang Humas Kerjasama dan Sistem Informasi, Dr Hairuddin Kudding SKM, MKes saat ditemui FAJARPENDIDIKAN.co.id, Selasa (12/2/2019).

Dikatakannya, dari 19 Prodi unggulan yang ada di Unimerz, ada dua prodi paling diminati masyarakat. Yaitu, Prodi D-III dan D-IV Teknologi Laboratorium Medik, Serta Prodi S-1 Farmasi.

Baca Juga :   Wisuda 459 Mahasiswa, Ini Pesan Ketua STKIP Muhammadiyah Bone

“Dari 19 Prodi Unggulan di Unimerz, Prodi D-III dan D-IV Teknologi Laboratorium Medik serta S-1 Farmasi saat ini yang paling diminati di masyarakat,” ungkapnya.

Selain tiga prodi prodi tersebut, kata Dr Hairuddin, Unimerz juga memperkenalkan Prodi yang hanya ada dua dimiliki di universitas di Indonesia yaitu Prodi D-III Teknik Kardiovaskuler.

“Prodi D-III Teknik Kardiovaskuler juga menjadi salah satu prodi unggulan kami, dimana Teknik Kardiovaskuler adalah suatu kumpulan disiplin ilmu yang secara khusus menangani masalah jantung dan pembuluh darah serta teknik dalam mengoperasikan peralatan keteknisian kardiovaskuler untuk diagnostik, terapi dan rehabilitasi,” jelasnya.

Reporter: Ahadri